Selasa, 31 Maret 2015
Selasa, 17 Maret 2015
Essay of Management Information System
Essay of Management Information System
Nowadays,
technology of information and comunication are really needed for almost all the
people in the world. ICT has become part of everyday life for
many people and become a functional requirement for people’s work,
social, and personal lives.
ICT includes the range of hardware and software devices and programmes such
as personal computers, assistive technology, scanners, digital cameras,
multimedia programmes, image editing software, database and spreadsheet programmes.
It also includes the communications equipment through which people seek and
access information including the Internet, email and video conferencing. (http://www.ncca.ie/en/Curriculum_and_Assessment/ICT/ accesed on Tuesday, 17/03/15,7:49)
ICT has been become a media to develop students’ ability. And its help the
student to learn the new thing from the internet.
In the other hand ICT system may be use by the students with inappropriate
way. There are many dangerous link in the internet. We have to be selective
when browsing the information especially for the students.
Sabtu, 03 November 2012
kesan
-->
Kota Sejuta Wajah
Sore minggu
begitu menyenangkan ketika kami memutuskan beramai ramai keluar dari sangkar.
Ya, sangkar, ibarat kata kami ini adalah seekor burung yang terkurung. Hiruk pikuk kehidupan kampus,tugas
ini itu, tekanan quiz ataupun masalah cinta bagi mereka yang telah menemukan
cintanya.
Rasa bahagia
tak terkira ketika kami sampai di pusat kota yang begitu ramai,kota dimana kami
menimba ilmu dan menggantungkan harapan yang tertinggi. Adzan maghrib kala itu
begitu merasuk jiwa,mengingatkan sepenggal kisah di kampung halaman. Kendaraan
berlalu lalang,lampu jalan dan gedung gedung pencakar langit yang benderang
menambah suasana malam minggu yang meriah. Langkah kaki membawa kami pada
sebuah pusat perbelanjaan megah,pemandangan yang tak kami dapat di tempat kami
tinggal di dalam sangkar di atas bukit nan gersang. Lelah berjibaku dengan
keramaian kamipun keluar tanpa membawa barang yang berarti dan menuju ke sebuah
tanah lapang yang begitu penuh sesak dengan manusia. Tak ragu kami langsung
berfoto dengan berbagai pose kebersAmaan. Dalam perjalanan yang melelahkan kami
pun duduk bersama di tengah lapangan ditemani deru kendaraan yang beradu suara
dengan para musisi jalanan. Para penjaja sepatu roda dan otopet sederhana
memanjakan anak anak yang haus akan kesenangan bermain. Namun,di sisi lain
gemerlap malam minggu di kota ini terselip harapan tangan yang menengadah
meminta belas kasihan. Terkadang melintas anak anak kecil menwarkan
lembaran koran untuk alas pengunjung
duduk . Betapa berbanding terbalik dengan apa yang kami lihat sebelumnya.
Sungguh
ironi........
Langganan:
Komentar (Atom)
